Pesona Candi Cangkuang Garut

Sejak lama, diri ini berkeinginan nyambangi Garut. Apalagi, banyak teman cerita tentang candi hindu yang berdiri di tatar sunda satu ini. Itu candi berada di tengah situ (danau), situ cangkuang namanya. candi itu pun bernama candi cangkuang. entah, mana yang lebih dulu pake nama cangkuang. Hmm, makin penasaran.

Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Indah, pada akhir Agustus 2015 saya dan keluarga diberi kesempatan menyambangi Garut. Kebetulan ada acara di Kecamatan Bayongbong, sehari sebelum tgl 30 Agustus. Kami menginap di sebuah hotel di jalan raya cipanas. Augusta Hotel namanya. Meski murah, tapi lumayanlah, bintang 3, rapi dan resik. Ada kolam renangnya, satu kolam dewasa, satu kolam buat anak-anak. Gak jauh dari hotel itu ada resor, yg didalamnya ada waterpark.

oke, lanjut ke soal Cangkuang. tepat pada 30 Agustus, usai sarapan, kami langsung packing, lanjut masukin aneka tas dan barang ke bagasi mobil. Checkout jelang siang. Gak niat langsung pulang, tapi mampir ke candi cangkuang yang pernah terbayang di mimpi… ihihihi.

Modal GPS di ponsel, arah jalan pulang searah dgn arah ke candi cangkuang. Selang 20 menit, banting setir ke kanan, ngikuti marka jalan arah candi cangkuang. ruas jalan agak sempit, kalo ada kendaraan di depan kita ya mesti ada yg ngalah…. selang beberapa menit, candi dan setu dimaksud tampak dari kejauhan. abang parkir menyambut, wuihhh keren euy ada nyambut.

pintu masuk ada di dpn parkir persis. di pintu masuk, kami dipersilakan bayar tiket. Mereka bilang, ini cuma tiket masuk, gak termasuk biaya rakit ke candi ya… what??? kenapa gak sekalian ajah sih….

Oke, saatnya nego ke yg bawa rakit. rupanya gak mahal siy, cukup terjangkau buat pelajar dan mahasiswa, hehehe… kami pun diantar ke seberang. abang rakit pun setia menunggu, akan mengantar kami kembali.ed IMG_6465

Ooo ini tho, Candi Cangkuang itu. Traveler ‘diajak’ memutari kawasan ini, seolah mengelilingi outlet-outlet warga yang jual aneka suvenir, juga kuliner. setelah itu, kita ‘diajak’ masuk Perkampungan Adat Kampung Pulo. Lanjut masuk pintu gerbang Candi Cangkuang.

Candi ini emang gak besar, tp cukup bikin penasaran. Zaman atau saat dinasti sapa candi ini dibuat? lalu di samping candi ada makam keramat. Katanya, itu makam salah satu penyebar agama Islam di Garut. ehem, buat yang penasaran, silakan googling ajah ya, hehehe.ed IMG_6504

Aku suka suasana di sini. Kamu kamu yg mau foto prewedd or afterwedd, ini salah satu lokasi yg recomanded lah… foto di atas rakit, bisa berlatar air & gunung, bisa juga foto di atas rakit berlatar air & candi, or tetep diatas rakit tp berlatar air & nelayan lg menjala ikan… wuihhhh….

puas explore, foto foto, makan n minum kelapa muda, lanjut berkait rakit ke posisi kedatangan tadi… lanjut ketemu abang parkir, lanjut pulang, SAYONARAed IMG_6435

Iklan

Penulis: ipung aljawi

Saya lahir dari keluarga sederhana. Penuh suka dan duka, tapi bahagia. Suka berpetualang dan mudah kagum setelah melihat keindahan . Pandangan pun lebih berwarna: dari hal rumit menjadi lebih sederhana. Juga mudah dicerna. Bagi saya, warna-warni Indonesia adalah warna-warni dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s